
Kemana ya perginya kira-kira?
IGRS (Indonesia Game Rating System) adalah sistem klasifikasi usia game buatan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Sistem ini diperkenalkan ulang pada Oktober 2025 di acara IGDX Business and Conference di Bali.
Menurut laporan Gamebrott, logo IGRS kini tidak lagi tampil di Steam. Pemeriksaan dilakukan lewat jaringan internet Indonesia di aplikasi Steam mobile, lalu dicek ulang di versi web dan aplikasi PC. Hasilnya sama: logo tidak muncul, bahkan di game yang sebelumnya sudah punya label.
Menurut laporan yang sama, logo IGRS juga tidak terlihat di Google Play Store dan PlayStation Store. Di kedua platform itu, rating yang dipakai adalah IARC, sistem rating internasional. Gamebrott menyebut itu hasil pengecekan mereka sendiri, jadi sebaiknya kamu cek langsung di perangkat masing-masing.
Ini bukan pertama kalinya IGRS menghilang dari Steam. Label IGRS mulai muncul di halaman game Steam Indonesia pada 4 April 2026, lalu lenyap pada 6 April. Komdigi saat itu menyatakan label yang tampil di Steam bukan hasil klasifikasi resmi yang diverifikasi pemerintah, melainkan berasal dari mekanisme self-declare Steam. Sejumlah gamer juga memprotes inkonsistensi rating, misalnya game bertema dewasa mendapat label ramah anak, sementara game ringan justru berlabel 18+.
Setelah itu, Komdigi disebut menunda sementara penerapan IGRS.
Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Komdigi maupun pengelola IGRS soal hilangnya logo kali ini, jadi alasan pastinya belum diketahui.
Salah satu dugaan di komunitas adalah Komdigi sedang menyiapkan peluncuran ulang IGRS, karena IGDX 2026 disebut akan digelar tidak lama lagi. Ini baru spekulasi dan belum dikonfirmasi pihak manapun.
Menurut kalian, John, IGRS bakal balik lagi atau dihentikan?
Jangan lupa like, komen, dan follow untuk info menarik lainnya. #bangjohn #johnnews #igrs #steam #playstore
