Lewati ke konten

Perjalanan Panjang Kyy di Skena MLBB Berakhir Kini Berlabuh Jadi Talent EVOS

VinNa-4 Sep 2026, 17:09 WIB
Perjalanan Panjang Kyy di Skena MLBB Berakhir Kini Berlabuh Jadi Talent EVOS

Skena kompetitif Mobile Legends kembali diselimuti rasa haru setelah salah satu pemain roamer veteran, Hengky Gunawan yang lebih dikenal dengan nama panggung Kyy, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia pro player. Kabar ini disampaikan langsung oleh pihak EVOS Esports, tim yang menaunginya di masa-masa akhir kariernya sebagai pemain aktif. Perjalanan panjang Kyy di skena kompetitif terhitung sejak tahun 2020, ketika ia pertama kali memulai karier profesionalnya bersama Bigetron Esports. Selama kurang lebih lima tahun berseragam tim tersebut, Kyy dikenal luas sebagai roamer dengan hero pool yang variatif dan gaya bermain yang cukup fleksibel, mulai dari peran pengunci target sampai inisiator yang agresif di awal permainan, dua kualitas yang sebenarnya jarang dimiliki bersamaan oleh satu pemain roamer di level kompetitif tertinggi. Konsistensinya bersama Bigetron membuat namanya cukup diperhitungkan di kalangan penggemar maupun pengamat skena MLBB Tanah Air, meski perjalanan bersama tim tersebut akhirnya berakhir menjelang pertengahan tahun 2025, seiring dengan berbagai perubahan roster yang memang jadi hal lumrah di setiap pergantian musim liga. Memasuki Februari 2025, Kyy resmi berpindah seragam ke EVOS Esports, bergabung bersama nama-nama besar lain seperti Alberttt yang juga baru direkrut dari tim sebelumnya di periode yang hampir bersamaan. Bersama EVOS, Kyy kembali dipercaya mengisi peran roamer utama, sekaligus menjadi salah satu sosok senior yang diharapkan bisa membawa pengalamannya buat membantu performa tim macan putih tersebut di kompetisi Mobile Legends Professional League Indonesia. Kehadirannya bersama pemain-pemain lain yang direkrut di periode yang sama sempat memunculkan ekspektasi besar dari para penggemar, mengingat rekam jejak masing-masing pemain yang tergolong mumpuni di posisinya. Sayangnya, perjalanan bersama EVOS ini pada akhirnya menjadi babak terakhir dari karier kompetitifnya, sebelum ia memutuskan untuk gantung joystick dan menutup lembaran sebagai pemain aktif setelah total enam tahun berkarier di panggung profesional sejak 2020 hingga 2026, sebuah rentang waktu yang tergolong panjang untuk ukuran karier pro player MLBB pada umumnya, mengingat rotasi pemain di skena ini cenderung cukup cepat dari musim ke musim. Keputusan pensiun ini bukan berarti Kyy benar-benar meninggalkan dunia esports maupun komunitas MLBB yang selama ini membesarkan namanya. Berdasarkan pengumuman resmi, Kyy akan tetap berada di bawah naungan EVOS, namun kali ini dengan peran baru sebagai talent tim. Transisi dari pro player menuju talent semacam ini sebenarnya sudah jadi jalur yang cukup umum ditempuh banyak mantan pemain kompetitif MLBB di Indonesia, di mana pengalaman dan basis penggemar yang sudah terbentuk selama bertanding dimanfaatkan buat konten kreatif, live streaming, hingga berbagai kegiatan yang berhubungan dengan brand tim maupun sponsor. Dengan latar belakang sebagai pemain roamer berpengalaman yang sempat merasakan berbagai tekanan kompetisi tingkat tertinggi, sudut pandang yang bakal dibawa Kyy sebagai talent tentu akan terasa berbeda dibanding talent yang tidak pernah merasakan langsung panggung kompetitif profesional, terutama dari sisi analisis pertandingan maupun cerita di balik layar yang biasanya cuma diketahui oleh pemain yang benar-benar pernah berada di posisi tersebut.

Kabar pensiunnya Kyy ini otomatis memicu banyak respons dari komunitas MLBB Indonesia, mulai dari ucapan terima kasih atas dedikasi dan perjuangannya selama membela berbagai tim, sampai rasa penasaran soal bagaimana kelanjutan kariernya sebagai talent di EVOS nanti. Fenomena pensiun dini di skena esports mobile seperti MLBB memang bukan hal baru, mengingat usia karier kompetitif seorang pro player cenderung lebih pendek dibanding cabang olahraga konvensional, akibat tuntutan performa tinggi, tekanan mental dari ekspektasi penggemar, serta regenerasi pemain muda yang terus bermunculan dari berbagai daerah dengan skill yang tak kalah mumpuni. Banyak nama besar sebelumnya yang juga menempuh jalur serupa, beralih dari pro player aktif menjadi talent, konten kreator, maupun peran di balik layar seperti pelatih atau analis tim, sebagai cara untuk tetap relevan dan berkontribusi di industri yang sudah membesarkan nama mereka meski tak lagi bertanding secara langsung di panggung kompetisi utama liga. Perjalanan karier Kyy sendiri, mulai dari debutnya bersama Bigetron Esports pada 2020 sampai babak akhir bersama EVOS Esports di 2026, menggambarkan bagaimana dinamika skena MLBB Indonesia terus berkembang dari waktu ke waktu, sekaligus jadi pengingat kalau di balik setiap pertandingan yang disaksikan jutaan penonton, ada perjalanan panjang dan penuh perjuangan dari masing-masing pemain buat sampai di titik tersebut. Buat penggemar yang sudah lama mengikuti perjalanan Kyy sejak masih membela Bigetron, transisi ini tentu jadi momen yang campur aduk antara rasa haru sekaligus rasa penasaran soal konten dan aktivitas seperti apa yang bakal dibawakan Kyy di peran barunya nanti. Sementara itu, buat komunitas esports secara lebih luas, kabar ini juga jadi salah satu pengingat soal regenerasi yang terus berjalan di skena kompetitif, di mana pemain-pemain baru akan terus muncul mengisi posisi yang ditinggalkan para seniornya, melanjutkan siklus yang memang jadi ciri khas industri esports yang terus bergerak cepat. Ke depannya, menarik untuk terus diikuti bagaimana kiprah Kyy sebagai talent EVOS akan berkembang, serta bagaimana pengalamannya sebagai mantan pro player bisa memberi warna baru dalam konten-konten yang dihadirkan tim macan putih tersebut kepada para penggemarnya di berbagai platform media sosial, mulai dari live streaming, video ulasan pertandingan, sampai kegiatan promosi bersama sponsor yang biasanya jadi bagian dari rutinitas seorang talent tim esports profesional. #bangjohn #MLBB #MPLIDS18 #Evos #KYY

Tentang-bangjohn.com