
Sama-sama jago sih, iya kan, geys?
Jangan lupa like, komen, dan follow untuk info menarik lainnya.
Di skena MPL Indonesia, ada dua nama midlaner yang sama-sama pernah diangkat setinggi langit oleh komunitas: Rinz dari RRQ Hoshi dan Moreno dari Bigetron by Vitality.
Jauh sebelum sorotan negatif, Rinz sempat dijuluki "The Next GOAT" lewat berbagai konten komunitas, dengan gaya permainannya yang agresif lewat penggunaan Flicker ke depan yang jadi ciri khas. Debutnya bareng RRQ Hoshi di MPL ID Season 14 juga langsung menghasilkan Grand Final, dan berlanjut ke Grand Final lagi di Season 15.
Tapi cerita berbalik di Season 16 dan 17, ketika RRQ gagal lolos playoff dua musim beruntun. Salah satu konten komunitas bahkan sampai mengangkat kisah kariernya dengan judul "Dari Penyelamat Jadi Sosok yang Dibenci". Di Season 18 ini, RRQ masih berjuang keras di papan bawah klasemen, dengan rekor 2 menang dan 8 kalah setelah Week 6.
Moreno juga pernah merasakan puncak sanjungan. Bersama Bigetron by Vitality, ia jadi Finals MVP MPL ID Season 17 dan disebut-sebut sebagai "The Maestro" oleh komunitas.
Namun musim ini ceritanya berbeda. Bigetron by Vitality sempat memulai Season 18 dengan lima kemenangan beruntun, tapi belakangan mengalami empat kekalahan berturut-turut yang membuat posisi mereka merosot di klasemen.
Dua midlaner yang sama-sama pernah disanjung, sekarang dua-duanya lagi ada di posisi sulit bareng timnya masing-masing. Buat kalian sendiri gimana? Menurut kalian siapa yang paling pantas dapat gelar GOAT mid lane di MPL ID?
