Momen seru di luar pertandingan utama kembali jadi tontonan menarik lewat segmen watch party RRQ yang mengemas suasana nonton bareng dengan sentuhan permainan tebak-tebakan ringan. Dalam salah satu sesi, para host yang duduk berjajar diberi pertanyaan seputar statistik pertandingan, kali ini soal berapa jumlah total turtle ditambah turret yang berhasil diamankan RRQ dalam satu game. Masing-masing peserta kemudian memberikan tebakan angka mereka sendiri, mulai dari yang menebak angka kecil sampai yang cukup berani memasang angka tinggi, menciptakan suasana kompetitif kecil di antara sesama host sambil menunggu hasil akhir pertandingan berlangsung. Format tebak-tebakan semacam ini biasanya dibuat santai tapi tetap butuh sedikit analisis, mengingat jumlah turtle dan turret yang didapat sebuah tim biasanya berkaitan erat dengan seberapa dominan performa mereka sepanjang pertandingan.
Yang bikin segmen ini makin seru adalah adanya elemen hukuman buat siapa pun yang tebakannya paling meleset dari angka sebenarnya, yaitu wajib makan seblak dengan level kepedasan maksimal. Kombinasi antara elemen prediksi statistik pertandingan dan hukuman menantang semacam ini jadi cara efektif buat menjaga suasana watch party tetap hidup, apalagi buat penonton yang mungkin butuh hiburan tambahan di sela-sela momen tegang saat tim kesayangan sedang bertanding. Format konten semacam ini juga cukup umum dipakai berbagai tim maupun kreator esports buat mempererat interaksi dengan basis penggemar, sekaligus memberi sisi hiburan yang lebih santai dibanding sekadar komentar teknis seputar jalannya pertandingan. Kehadiran chat langsung dari penonton yang ikut nimbrung memberi komentar dan pertanyaan turut menambah keseruan tersendiri, menunjukkan kalau interaksi dua arah semacam ini memang jadi salah satu daya tarik utama dari format watch party dibanding siaran pertandingan biasa yang lebih formal. Sesi tebak-tebakan seperti ini juga sering jadi bahan candaan tersendiri di kalangan penonton, terutama kalau host yang biasanya percaya diri dengan analisisnya justru meleset jauh dan harus menjalani hukuman di depan kamera. Buat penggemar yang suka konten esports dengan bumbu hiburan ringan kayak gini, format watch party dengan segmen tebak-tebakan dan hukuman semacam ini kemungkinan bakal terus jadi favorit buat menemani momen nonton bareng pertandingan-pertandingan penting berikutnya, sekaligus jadi cara asyik buat penonton lebih akrab dengan sisi personal dari para host di luar konten seputar gameplay semata.




