
Team Liquid kembali jadi sorotan di skena kompetitif Mobile Legends Asia Tenggara usai brand esports asal Belanda ini menunjukkan dominasi kuat di beberapa liga regional sekaligus. Di MPL Indonesia Season 18, Team Liquid ID tampil sebagai kekuatan paling konsisten sepanjang musim reguler, mengoleksi rekor delapan kemenangan dan cuma satu kali kalah setelah pertandingan Week 5 Day 3 yang berlangsung Minggu, 13 September 2026. Konsistensi ini membawa TLID kokoh bertahan di puncak klasemen sementara, unggul tipis atas Alter Ego Esports yang justru semakin mendekat di posisi kedua usai menyapu bersih ONIC Esports dengan skor 2-0 pada hari yang sama. Format Double Round Robin yang dipakai musim ini membuat setiap kemenangan TLID otomatis memperkuat posisi mereka sebagai kandidat kuat penghuni papan atas menjelang babak Playoff, mengingat enam tim terbaik regular season berhak melaju ke fase berikutnya sekaligus mengamankan tiket menuju M8 World Championship buat dua tim teratas. Dominasi TLID musim ini juga cukup kontras dibanding performa mereka di musim-musim sebelumnya, menandakan ada perbaikan signifikan dari sisi strategi maupun komposisi roster yang diterapkan tim asuhan mereka sepanjang periode persiapan menjelang Season 18 bergulir. Selain di Indonesia, nama Team Liquid juga punya rekam jejak dominan di Filipina lewat Team Liquid PH, yang bahkan sempat mencatat sejarah sebagai tim pertama yang berhasil meraih tiga gelar juara MPL Philippines secara beruntun, termasuk kemenangan telak 4-2 atas Team Falcons PH yang mengantarkan mereka sekaligus mewakili Filipina di ajang Mid Season Cup internasional. Konsistensi semacam ini menempatkan Team Liquid sebagai salah satu organisasi esports paling disegani di kawasan Asia Tenggara, mengingat nggak banyak brand yang mampu mempertahankan performa kompetitif tinggi di lebih dari satu region sekaligus dalam waktu bersamaan, apalagi di dua liga sebesar Indonesia dan Filipina yang sama-sama dikenal punya level kompetisi sangat ketat. Sementara itu, persaingan di MPL Malaysia Season 18 juga masih terus bergulir dengan formatnya sendiri yang menggunakan sistem Partnership Programme buat kedua kalinya secara berturut-turut, di mana delapan tim bersaing memperebutkan slot Playoff lewat regular season yang masih berjalan hingga awal November 2026. Dominasi sebuah brand esports di berbagai region sekaligus semacam ini biasanya jadi bukti kuatnya sistem pembinaan pemain dan manajemen tim yang diterapkan secara terstruktur di seluruh cabang organisasi, bukan cuma mengandalkan keberuntungan di satu musim tertentu saja, melainkan hasil dari investasi jangka panjang terhadap infrastruktur pelatihan dan perekrutan talenta di masing-masing negara tempat organisasi tersebut beroperasi. Buat penggemar Mobile Legends yang mengikuti perkembangan liga di berbagai negara Asia Tenggara, fenomena dominasi lintas region semacam ini jelas jadi bahan pembicaraan menarik, apalagi menjelang musim yang semakin mendekati babak-babak krusial di masing-masing liga regional tersebut. #bangjohn #johnnews #MPLIDS18 #MPLMY #MPLPH




